Senin, 24 April 2017

Penyakit-Penyakit Yang Berhubungan Dengan Daya Ingat.


        Saat kita bertambah tua, setiap orang cenderung mudah lupa.

Anda mungkin melupakan hal-hal penting yang tampak mudah untuk diingat, seperti nama teman-teman, tanggal lahir anda, nama band favorit anda.

Bagaimanapun, kehilangan daya ingat karena usia adalah normal.

Namun, kita tidak harus menerima penuaan normal dan kia dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah kehilangan daya ingat akibat penuaan.

Kehilangan daya ingat dapat dimulai sejak usia tiga puluh tahun, tetapi bagian dari komplikasi hilangnya  daya ingat yang berhubungan dengan penuaan adalah bahwa ada beberapa hal yang menyebabkan hilangnya daya ingat.



 Permasalahan vaskular

               saat darah yang sampai ke otak tidak mencukupi,  kurangnya aliran darah dapat menyebabkan stroke kecil dan rusaknya daya ingat.



Penyakit Alzheimer

            Disini, neuron bertarung melawan neuron lainnya, menyebabkan neuron-neuron tersebut berhenti bekerja dengan baik.



Kehilangan Neuron

             Banyak penyakit yang berhubungan dengan usia disebabkan  oleh hilangnya neuron atau hilangnya fungsi neuron : secara harafiah, anda sedang kehilangan bagian dari pikiran anda.



Trauma Kepala Dapat Menyebabkan Hilangnya Daya Ingat


           Kehilangan daya ingat dapat juga datang dari trauma yang terus menerus diderita akibat kecelakaan atau ambil bagian dalam olahraga, seperti tinju, dengan luka yang berulang-ulang ke otak.

Dampak yang kuat terhadap tengkorak akan memantul kesekeliling otak, menyebabkan memar-memar yang mengakibatkan gegar otak dan kerusakan yang lebih permanen.

Akibat selanjutya adalah hilangnya daya ingat ketika otak mengalami korsleting, meskipun jaringan disekelilingnya dapat memperbaiki area yang rusak.


         Penampikan dapat menipu. Apa yang tampak seperti trauma kecil dikepala benar-benar dapat memainkan peranan utama dalam hilangnya daya inga jangka panjang.

Meskipun kita biasanya menghubungkan trauma otak dengan 1,1 juta orang yang menderita geger otak atau lebih buruk lagi, bahkan berkunang-kunang setelah luka-luka kecil dikepala dapat berujung pada kehilangan daya ingat pada kemudian hari.

Ketahuilah, otak anda mengapung didalam lautan cairan ;

Saat kepala anda berhenti secara tiba-tiba (misalnya akibat terpukul oleh benda lain), anda dapat merusak lapisan yang melindungi neuron-neuron anda saat otak anda mendapatkan guncangan dari lautan dan mengenai tengkorak.

Dan neuron-neuron yang rusak itu adalah yang dapa membuat anda terkadang lupa nama tengah pasangan anda;

Trauma-trauma kecil yang terulang - tidak peduli betapa tidak bertaliannya hal tersebut tampaknya ketika itu - dapat terakumulasi sehingga anda memderita kerusakan neuron dan bahkan hilangnya daya ingat dua puluh sampai empat puluh tahun kemudian.


               Kita tahu bahwa ada Perubahan-perubahan kimiawi dalam struktur otak yang merintangi kemampuan untuk memproses, menyimpan, dan mendapatkan kembali informasi.



Banyak dari kita mungkin mengira bahwa hilangnya daya ingat datang sekitar waktu yang sama, tetapi kemundurannya sebenarnya telah dimulai jauh lebih awal - saat anda berusia dua puluhan.

Bukan hal yang luarbiasa jika anda melihat beberapa dampaknya saat anda berusia tiga puluhan dan lebih banyak lagi saat anda berusia empat puluh tahun.

Faktor-faktor yang menyebabkan hilangnya daya ingat yaitu stress, penyakit gondok, diabetes, kecemasan, depres, dan trauma.

Hilangnya daya ingat juga berhubungan dengan kemacetan pembuluh darah yang kecil, sehingga salah satu kunci untuk membantu mencegah hilangnya daya ingat adalah dengan membantu memelihara arteri anda agar tetap awet muda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kesulitan-Kesulitan Umum Pernapasan. Apnea Tidur dan Asma.

       Sebagai penyelamat tubuh anda, paru-paru membutuhkan udara untuk menjaga agar anda tetap mengapung. Dengan aliran udara yang terbata...