Rabu, 19 April 2017

Langkah ke 2 Mencegah Penyakit Jantung.



Langka ke 2 Mencegah Penyakit Jantung

Ketahui Ukuran Tubuh Anda.

         Semakin anda memiliki pegangan  dalam ukuran bagi tubuh anda, semakin baik anda dalam mengukur risiko, memprediksi masalah-masalah jantung, dan melihat bahayanya.


1. Tes Tekanan Darah



            Tekanan darah adalah besarnya kekuatan yang dikerahkan darah anda pada dinding arteri saat darah beredar melewatinya.

Jika tekanan darah anda tingi (kadar optimal adalah 115/76, nilai tengah untuk nasional adalah 129/86), kekuatan itu secara harafiah membuat lubang pada arteri.

Namun, tekanan darah tinggi tidak memiliki gejala-gejala sehingga membuat kita mudah mengabaikannya.

Namun, tekanan darah tinggi juga dengan mudah dapat diatasi dengan obat-obatan atau perubahan gaya hidup (diet dan olahraga), yang berarti bahwa setiap orang seharusnya memeriksakan tekanan darah mereka secara teratur dan mengambil langkah secepatnya bila ternyata tekanannya tinggi.

Kadar tekanan darah bisa jadi lebih variatif pada ukuran tubuh setiap orang.

Ukur tekanan darah anda pada pagi hari dan malam hari.




2. Tes Darah



          Pasti anda akan lebih suka meminum obat cair daripada ditusuk jarum.

Namun, tes darah akan memberi pengetahuan mendalam mengenai kesehatan anda secara keseluruhan.




3.  Kolesterol

               Kolesterol LDL disebabkan oleh rendahnya kadar lipoprotein, dan inilah jenis yang "jahat"---jenis yang bisa hancur dengan mudah dan terbentuk pada dinding arteri anda dimanapun ada torehan atau lubang.

Kadar Kolesterol Jahat (LDL) yang tinggi dapat dikarenakan makan terlalu banyak makanan yang mengandung kolesterol, karbohidrat sederhana, serta lemak jenuh dan lemak trans.

Olahraga, menurunkan berat badan sepuluh pon saja, menghindari karbohidrat sederhana (menghindari hampir semua makanan berwarna putih seperti roti putih, gula putih, dan past putih), membatasi lemak jenuh dan lemak trans hingga kurang dari 20 gram sehari akan bisa menurunkan LDL anda.

       Menghindari lemak jenuh dan lemak trans lebih dari 20gram perhari juga memiliki keuntungan lain yaitu ini bisa membuat arteri anda membesar sehingga mampu menyediakan energi yang lebih besar bagi anda.

Makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans menyebabkan darah kita berisi lemak jenuh dan lemak trans, yang bisa melumpuhkan dinding tengah otot pada arteri anda.

Untuk menjadi energik, batasilah kandungan lemak jenuh dan lemak trans anda kurang dari  20 gram per hari.

              Ada beberapa cara untuk meningkatkan kadar lemak Sehat (HDL) anda:

♡   mengonsumsi lemak yang sehat seperti yang terkandung dalam minyak zaitun (satu sendok makan per hari), minyak ikan (empat ons perhari), dan kacang kenari ( dua belas butir perhari).

♡  berjalan-jalan atau mengerjakan aktifitas fisik apa saja selama 30 menit setiap hari.

♡   mengonsumsi niacin.



4.  Homosistein

             Sebagai produk samping dari pencernaan protein dalam tubuh, homosistein bisa mengakibatkan torehan dan peradangan pada dinding arteri.

Berdasarkan fakta fisik sederhana bahwa homosistein terdiri atas kristal-kristal kecil yang secara langsung menyerang dan menekan dinding arteri.

Kadar homosistein yang tinggi dapat dengan mudah diturunkan ke kadar normal dengan memgonsumsi folat vitamin (700 mikrogram per hari).

Anda harus menjaga kadar homosistein pada 9 mg/dl atau kurang.




5.  Protein C-Reaktif




          HsCRP (Hs singkatan dari high sensitivity - sangat sensitif) mengukur kadar peradangan dalam tubuh anda, termasuk apapun dari infeksi sinus kronis hingga ke infeksi saluran kencing atau radang gusi.

Jika kadarnya tinggi, risiko penyakit jantung anda akan lebih tinggi karena peradangan di dalam tubuh anda akan meningkatkan peradangan di pembuluh darah anda.

Kajian dari The Women's Health Initiative terhadap lebih dari 28ribu wanita menunjukan bahwa wanita yang memiliki HsCRP tinggi memiliki tingkat kematian kardiovaskular 3,1 lebih tinggi daripada wanita dengan kadar HsCRP rendah.

Ada beberapa cara untuk menurunkan kadar HsCRP, termasuk antibiotika, olahraga, aspirin, dan obat-obatan non steroid anti peradangan seperti ibuprofen (jangan minum aspirin dan ibuprofen bersamaan atau kurang dari jarak 24 jam - minumlah salah satu saja), dan statin.


6.  Jaga Kadar Gula Darah anda




           Jagalah kadar gula darah kurang dari 100 mg/dl.

Kelebihan gula dalam darah yang diakibatkan oleh diabetes dapat merusak arteri dengan cara membuat fosfokinase tertentu tidak aktif. 

Fosfokinase adalah zat yang membuat arteri anda bisa mengembang dan berkontraksi dengan mudah.

Tanpa fosfokinase, risiko adanya lubang atau sobekan pada persimpangan dinding arteri akan jauh lebih tinggi.

Dengan demikian, semua orang tak hanya penderita diabetes, harus betul-betul menghindari makanan yang mengandung gula sederhana dan lemak jenuh serta lemak trans seperti donat.


7.  Denyut Jantung Maksimum



              Setelah berlatih semampu anda selama tiga menit periksalah denyut jantung anda.

Apakah sudah mendekati 80 atau 90 persen dari angka maksimal pada usia anda? (Hitunglah nilai maksimum dengan cara mengurangkan 220 dengan usia anda. Jika anda berusia 40 tahun, denyut jantung anda seharusnya 180 kali per menit, 90 persen dari 180 adalah 162 dan 80 persennya adalah 144).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kesulitan-Kesulitan Umum Pernapasan. Apnea Tidur dan Asma.

       Sebagai penyelamat tubuh anda, paru-paru membutuhkan udara untuk menjaga agar anda tetap mengapung. Dengan aliran udara yang terbata...