Kamis, 27 April 2017

Inilah Makanan dan Vitamin Pencegah Kanker yang harus anda tahu.


       Suatu fakta nyata yang kita punyai dalam mencegah kanker terdapat dalam bentuk makanan dan nutrisi.

Yakni, dalam kasus-kasus ketika menghindar tidak bisa dijadikan sebagai pertahanan pertama (seperti pada kanker kulit dan paru-paru), nutrisi mampu melakukannya.

Para pembasmi memiliki serangkaian bahan kimia, cairan obat, dan racun yang mereka gunakan untuk mengusir para penjahat dari rumah anda, tetapi cairan oba pelawan kanker anda itu sebenarnya adalah berbagai macam makanan nutrisi dan Vitamin.

Inilah Makanan nutrisi dan vitamin pencegah kanker.

1.  Vitamin D.

           Penelitian telah membuktikan bahwa vitamin D benar-benar mengurangi risiko kanker - baik itu melalui studi epidemiologi maupun tes tuba.

Tieori pertama mengatakan bahwa satu bentuk dari vitamin  sebenarnya membunuh mutasi sel - yang berarti bahwa vitamin D bersifat toksik terhadap sel-sel kanker potensial.

Teori kedua adalah bahwa vitamin D memperkuat kemampuan korektor untuk melihat sel-sel kanker dan kemudian mematikan mereka - berperan mirip seperti kaca pembesar bagi gen pengoreksi.

Disarankan untuk mengonsumsi asupan 400 IU vitamin D per hari bagi anda yang berusia 60 tahun, atau yang dibawahnya dan 600 IU jika anda berusia lebih dari 60 tahun.

Anda bisa mendapatkannya dalam bentuk suplemen atau minum jus jeruk bervitamin setiap harinya, (bisa juga anda mendapat vitamin D melalui sinar matahari antara jam 06.00 - 08.00 antara 10-20 menit akan memberi anda kadar yang layaj sebagai tambahan bagi suplemen.


2.  Folat

           Folat atau asam folat, yang merupakan bagian dari vitamin B kompleks, seringkali diperuntukan bagi wanita hamil karena zat ini sangat penting untuk berkembangnya otak dan medul spinalis pada janin secara normal.

Namun, saat para ibu mulai mengonsumsi folat untuk mencegah spina bifida (cacat lahir spesifik), kita juga melihat penurunan sebesar 60 persen kanker pada anak.

Seorang ilmuwan terkenal, Bruce  Ames, adalah yang pertama mengemukakan hipotesis bahwa folat membantu mencegah adanya kesalahan cetak pada waktu anda menduplikasi gen anda - dengan mendapatkan folat yang cukup.

Namun, folat juga penting bagi orang dewasa. Jika anda tidak mendapatkan folat yang cukup pada saat dewasa, defisiensi itu bisa menimbulkan kanker.

Dalam empat penelitian, suplementasi folat mampu menurunkan angka kanker usus besar dari sebelumnya yang hanya 20 persen menjadi 50 persen.

Banyak makanan seperti bayam, tomat, dan jus jeruk mengandung folat.

Namun, folat dari makanan kurang terserap dengan baik jika dibanrdingkan asam folat yang terserap dari suplemen.

Anda memerlukan suplemen sekitar 525 mikrogram untuk mencegah timbulnya kanker.


3.  Produk-produk Tomat



           Penelitian telah membuktikan bahwa risiko berkembangnya kanker tertentu bisa berkurang saat anda mengonsumsi 10 sendok penuh atau lebih saus tomat atau saus spageti tiap minggunya.

Risiko berkembangnya kanker prostat bisa berkurang 1/3 nya pada pria yang sering mengonsumsi makanan yang mengandung tomat atau pasta tomat.

Dan, penelitian telah membuktikan juga bahwa risiki berkembangnya kanker payudara klinis dapatditurunkan dari sebelumnya,  30 persen menjadi 50 persen, pada wanita yang sering mengonsumsi tomat. Bahan yang menyebabkan penurunan angka risiko terdapat pada likopen, sebuah karetonoid yang dikenal karena sifat antioksidannya.

Karetonoid bekerja dengan cara menempel pada radikal bebas (yang dapat menjadi penyebab kanker) dan kemudian membungkusnya sehingga radikal bebas dapat dikeluarkan dari tubuh untuk menghindari kerusakan pada sel-sel atau kromosom.


4.   Selenium


              Salah satu mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita, selenium, terutama didapat dari makanan, seperti bawang putih, yang menyerapnya dari tanah. 

Banyak ikan, misalnya cod, makerel dan sarden mengandung selenium.

Sebuah penelitian membuktikan sekitar 50 persen penurunan angka kematian yang disebabkan kanker pada orang yang mengonsumsi 100 mikrogram selenium dua kali sehari.

Selenium terbukti bisa membantu mengurangi timbulnya kanker (tetapi jangan melebihi 1.000 mikrogram per hari) .


5.  Sayur-sayuran yang mengandung Gas, seperti Brokoli, Kecambah,  Kol, dan Kembang Kol.


              Berbagai macam sayuran ini mempunyai bahan kimia didalam nya yang dapat mencegah kanker.

Penelitian terhadap pasien kanker kandung kemih dan kanker usus membuktikan bahwa mereka yang makan tujuh porsi atau lebih (segenggam) sayuran itu setiap minggunya dapat mencegah pertumbuhan kanker hingga 50 persen.



6.  Vitamin C & E

                 Konsumsilah sebanyak 100 hingga 500 miligram vitamin C dua kali sehari untuk memperkuat sistem imun anda. 

Disamping buah-buahan sitrus, vitamin C terdapat pada buah bery, sayuran hijau, dan tomat. 

Anda juga dapat mengonsumsi 400 IU vitamin E setiap hari (dikonsumsi bersama vitamin C), karena dapat menurunkan kanker.

Anda bisa memperoleh vitamin E pada biji gandum, kacang-kacangan,  buah advokad dan minyak sayur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kesulitan-Kesulitan Umum Pernapasan. Apnea Tidur dan Asma.

       Sebagai penyelamat tubuh anda, paru-paru membutuhkan udara untuk menjaga agar anda tetap mengapung. Dengan aliran udara yang terbata...