Bekuan Pada Arteri
Platelet, sebuah sel tipe darah yang tampak seperti gugusan kusut.
Sebagai contoh, merekalah yang menyelamatkan anda dari kematian karena kehabisan darah setelah anda tergores silet.
Mereka manis dan tenang kalau tidak sedang melawan sesuatu yang kasar, seperti tambalan pada bagian dalam arteri yang telah di plester dengan kolesterol.
Ketika mereka menabrak tambalan kasar tersebut, mereka membentuk butiran-butiran dan mencengkeram selaput tersebut seakan itu semacam pelindung kehidupan.
Jika gumpalan kasar berupa luka dikulit, anda akan bersyukur mereka muncul karena mereka berfungsi untuk membuat bekuan pada ujung pembuluh darah yang akan membentuk sebuah kerak, yang akan menghentikan aliran darah dan menyembuhkan luka anda.
Jika gumpalan kasar itu merupakan plak yang menempel pada lubang arteri, dan terutama jika plak itu secara elektris dihubungkan dengan sel mati, sel platelet pada akhirnya akan membentuk bekuan besar diatas daerah yang terluka, menjadi plak yang meradang, kemudian akan merangsang lebih banyak gumpalan protein datang ke daerah itu.
Peradangan ini, dan lubang pada dinding, akan menarik banyak platelet yang menimbun hingga suatu saat-Boom!
Dinding yang meradang dan yang menjadi semakin bengkak dan bengkak secara tiba-tiba menarik begitu banyak platelet dan bekuan sehingga memenuhi seluruh arteri.
Gambar. Kerusakan Arteri.
Tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, efek dari rokok, dan faktor-faktor lain dapat menoreh kehalusan lapisan dalam arteri anda. Rubuh anda akan mencoba memperbaiki torehan tersebut dengan menggunakan kolesterol untuk menamba. Namun, jika peotein yang membawa kolesterol itu buruk (LDL), sebuah reaksi peradangan akan terpicu dan itu akan memberi sinyal kepada sel-sel darah putih untuk menyerang area tersebut, plak-plak yang ditimbulkannya akan mengganggu dan mendorong terbentuknya bekuan darah. Bekuan darah itu dapat secara tiba-tiba menghambat seluruh area arteri dan ini bisa mengakibatkan serangan jantung, stroke, impoten, dan kehilangan daya ingat.
Akibatnya, jaringan jantung yang diberi makan melalui arteri tersebut menjadi kelaparan akan nutrisi pentingnya. Lambat laun dia akan mati.
Bagaimana Bekuan Menjadi Tamu yang tidak di inginkan di Arteri anda.
Terkadang bekuan yang telah memenuhi kerumunan di dinding arteri anda memutuskn untuk meneruskan perjalanannya.
Jika hal itu terjadi, peristiwa tersebut tidak sekadar menjadi gangguan, tetapi bisa mematikan.
Jika bekuan berkeliaran di arteri anda, dia dapat tersangkut pada suatu kerumunan lain di area yang bahkan lebih sempit lagi dan benar-benar dapat memadati dan menimbulkan kemacetan sehingga darah tidak dapat melewatinya.
Jika kerumunan berlangsung di area vital, segala kemeriahan ini akan berakhir untuk selamanya-dan dengan sangat cepat.
Skenario ini menggambarkan salah satu aspek paling aneh dari penyakit jantung: dikarenakan kebiasaan merusak ini, terkadang seseorang dengan kondisi yang lebih buruk-katakanlah 90 persen dari dinding arterinya tersumbat-tampak lebih sehat daripada orang dengan arteri yang tersumbat 50 persen.
Beginilah penjelasannya: jika sebuah arteri yelah menyelenggarakan pesta selama dua puluh tahun-maksudnya, plak-plak yang berkembang semakin mempersempit arteri-tubuh yang ditempatinya telah menghabiskan sedikitnya sebagian dari waktu tersebut untuk mempelajari cara melakukan pekerjaan arteri di tempat lain. Inilah yang disebit pasokan darah tambahan.
Perumpamaannya adalah jembatan yang anda lalui setiap hari untuk pergi ke tempat kerja mengalami penyempitan atau penutupan, dan hanya satu jalur yang dapat digunakan sehingga menimbulkan kemacetan lalulintas.
Setelah mengumpat-umpat beberapa lama, anda akan menghabiskan waktu-berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk belajar menemukan rute-rute lain menuju kantor anda.
Begitulah tubuh anda membentuk pembuluh-pembuluh darah-darah baru untuk membantu mengatasi kemacetan akibat sumbatan pada pembuluh utama-sebuah kemampuan hebat untuk beradaptasi yang dikembangkan manusia untuk membantunya bertahan terhadap luka.
Ketika pembuluh tertutup, jaringan-jaringan yang kelaparan darah disekelilingnya melepaskan protein yang dapat mengirimkan sinyal supaya persediaan darah dikembangkan.
Jika anda aktif secara fisik, itu akan memaksa jaringan-jaringan untuk menuntut lebih banyak pasokan darah lagi yang mengakibatkan meningkatnya pasokan darah tambahan.
Ketika sebuah sumbatan besar telah menutupi arteri anda yang menjadikannya sedikit menyempit.
Dengan sumbatan yang hanya sekitar 59 persen menutup area di dalam arteri, darah masih dapat mengalir dengan cukup bebas sehingga tubuh anda merasa belum perlu untuk membangun jalur baru atau jembatan alternatif lainnya.
Ketika sumbatan itu semakin meluas sehingga menutup jalur, jembatan anda jadi tertutup, jantung anda tidak mendapat asupan oksigen dalam darah yang cukup.
Akibatnya, sama dengan meluasnya proses peradangan, jaringan jantung yang diberi makan oleh darah melaluu pembuluh darah tersebut menjadi kelaparan dan kekurangan nutrisi utamanya.
Tanpa adanya jalur alternatif, bekuan itu menutup arteri dan otot jantung yang dihidupi arteri tersebut akan mati.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar